KENALAN DENGAN KRU
Aksi pencurian yang hebat butuh rencana yang brilian.
Juga butuh seseorang yang mau mengabaikannya. Dan, rupanya, seekor anjing.
Kenalan dengan Vera, Ethan, dan Wags, kru tak terduga di balik beberapa aksi pencurian paling nekat di dunia.
Mereka tidak memakai senjata. Mereka tidak menyakiti orang. Dan mereka hanya mengambil barang yang pemiliknya sanggup kehilangan, meski dengan cukup dramatis.
Spesialisasi mereka? Hal yang katanya mustahil.
Tugas Anda adalah membuka jalan.

VERA VOSS
Sang Dalang
"Mustahil biasanya cuma berarti belum diperiksa dengan benar."
Saat orang lain baru sadar ada masalah, Vera Voss biasanya sedang heran kenapa mereka butuh waktu selama itu.
Tenang, sangat jeli, dan sulit sekali dibuat terkejut (ini yang menyebalkan), Vera punya bakat luar biasa melihat pola yang luput dari orang lain. Sebuah museum boleh memasang dua belas kamera, tiga sensor tekanan, dua penjaga, dan pintu brankas yang oleh produsennya disebut tak tertembus, dan Vera akan diam-diam menyadari bahwa semua orang lupa soal kiriman bunga setiap Kamis pukul 8:15.
Biasanya dari situlah rencananya dimulai.
Tidak ada yang tahu persis apa pekerjaan Vera sebelum membentuk kru ini. Ethan sudah bertanya. Berkali-kali. Sejauh ini jawabannya antara lain "konsultan", "logistik", dan sekali, setelah penerbangan yang sangat panjang, "origami kompetitif".
Dia tidak mencuri karena butuh uang. Vera mengoleksi masalah yang mustahil, dan sialnya bagi brankas-brankas paling aman di dunia, dia benci meninggalkan puzzle yang belum selesai.
Namun di balik rencana yang rapi tanpa cela dan ketenangan yang mengintimidasi, Vera punya sisi lembut yang mengejutkan. Dia ingat pesanan kopi semua orang, diam-diam menyimpan kartu pos dari setiap kota yang pernah mereka kunjungi, dan belum pernah berhasil marah pada Wags lebih dari sebelas detik.
Katanya, itu karena amarah mengganggu pengambilan keputusan.
Tidak ada yang percaya.
Profil Vera
- Suka:Kopi kental, peta yang indah, ketepatan waktu, museum yang jarang dikunjungi, rencana dengan tepat satu sentuhan gaya yang sebenarnya tidak perlu.
- Tidak suka:Orang yang bilang "tidak bisa dibobol", suara mengunyah yang keras, rapat yang tidak perlu, Ethan yang bilang "Percayalah."
- Bakat tersembunyi:Bisa menebak sebagian besar kota besar hanya dari peta transportasi umumnya.
- Kelemahan:Kue dan pastry. Terutama yang katanya "cuma dicoba karena kebetulan kita di sini."
- Filosofi aksi pencurian:Kalau sampai harus lari, berarti ada yang salah sejak tadi.
- Menurut Wags, Vera adalah:Orang yang bertanggung jawab atas camilan.
- Menurut Vera, Wags adalah:"Variabel operasional yang sama sekali tidak bisa diterima."
Di ponselnya ada 614 foto Wags.

ETHAN ROWE
Sang Operator
"Secara teknis, rencananya tetap berhasil."
Kalau Vera adalah alasan rencananya seharusnya berhasil, Ethan Rowe adalah alasan rencananya entah bagaimana tetap berhasil setelah semuanya kacau balau.
Kunci, atap gedung, sistem keamanan, kendaraan yang sedang melaju, jendela di posisi yang menyebalkan: Ethan menangani bagian rencana Vera yang mengharuskan seseorang benar-benar keluar rumah.
Dia gesit, banyak akal, dan sangat santai berimprovisasi tepat di saat Vera lebih suka tidak ada yang berimprovisasi sama sekali.
Mereka bertemu dalam sebuah aksi ketika Vera sudah memperhitungkan setiap variabel, kecuali Ethan.
Dia seharusnya tidak ada di sana.
Dia seharusnya tidak membuka pintu itu.
Dan dia jelas seharusnya tidak pergi membawa barang yang sudah tiga minggu direncanakan Vera untuk didapatkan.
Vera merekrutnya keesokan paginya.
Kepada orang-orang, Ethan bilang itu karena Vera langsung melihat bakatnya yang luar biasa.
Kata Vera, dia hanya ingin terus mengawasinya.
Kemungkinan besar dua-duanya benar.
Di balik semua leluconnya dan kesan sembrononya, Ethan sangat ahli dalam pekerjaannya. Saat keadaan benar-benar sulit, senyumnya hilang, keributan mereda, dan dia menjadi orang yang paling Anda inginkan ada di samping Anda.
Lalu bahaya berlalu dan dia langsung mengatakan sesuatu yang menyebalkan.
Profil Ethan
- Suka:Sepeda motor, kopi pinggir jalan yang payah, gadget, pemandangan dari atap gedung, membuktikan rencana cadangan Vera tidak perlu.
- Tidak suka:Dasi, menunggu di dalam van, instruksi yang lebih dari satu halaman, Vera yang sudah benar sebelum dia selesai salah.
- Bakat tersembunyi:Bisa memperbaiki hampir apa saja dengan barang apa pun yang kebetulan ada di dekatnya.
- Kelemahan:Tidak bisa melewati gerobak jajanan kaki lima tanpa mampir.
- Filosofi aksi pencurian:Rencana yang bagus membawa Anda masuk. Jalan keluar yang bagus membuat Anda diundang lagi.
- Kalimat yang paling sering Vera ucapkan pada Ethan:"Itu bukan rencananya."
- Jawaban Ethan:"Tapi kamu punya rencana cadangan."
Vera selalu punya.

SIR WAGSWORTH
Sang Spesialis
"Guk."
Tidak ada yang merekrut Sir Wagsworth.
Sir Wagsworth merekrut dirinya sendiri.
Nama itu, sejauh yang bisa diketahui, dia berikan sendiri. Dia langsung menoleh saat dipanggil, menyandangnya dengan wibawa bangsawan turun-temurun, dan hanya mengizinkan sahabat terdekatnya memanggilnya Wags. Kru ini termasuk. Soal Anda, dia belum memutuskan.
Kru pertama kali bertemu dengannya pada suatu malam hujan di Roma, saat Ethan membagi setengah roti lapisnya dengan seekor anjing kecil kumal yang menunggu di luar rumah persembunyian mereka.
Itu kesalahan pertama Ethan.
Yang kedua adalah membuka pintu keesokan paginya.
Wags masuk, memeriksa seisi tempat, memakan sesuatu yang disimpan Vera untuk sarapan, lalu tidur di atas tas berisi barang antik curian senilai beberapa juta euro.
Sejak itu dia menjadi anggota kru.
Peran resminya masih diperdebatkan.
Ethan menyebutnya Kepala Pengalih Perhatian.
Vera menyebutnya "bukan karyawan."
Wags tampak tidak peduli dengan perbedaan itu.
Meski sama sekali tidak terlihat paham soal keamanan operasi, Wags punya kebiasaan aneh: selalu berguna tepat di saat yang pas. Para penjaga memujanya. Anjing-anjing penjaga entah kenapa jadi temannya. Dia pernah menemukan lorong rahasia, mengambil kunci yang terjatuh, dan sekali menyelamatkan seluruh operasi dari kegagalan karena tidak mau berhenti menggonggong pada sesuatu yang ternyata adalah van katering yang salah.
Vera sudah mencoba mencari tahu apakah ini insting, kecerdasan, atau keberuntungan luar biasa.
Hasilnya masih belum bisa disimpulkan.
Profil Wags
- Nama lengkap dan gelar:Sir Wagsworth. Gelarnya dia berikan sendiri. Menurutnya, gelar itu sangat pantas dia sandang.
- Yang boleh memanggilnya Wags:Hanya sahabat dekat. Daftarnya pendek, dan dia mengurusnya sendiri.
- Suka:Ethan, Vera, sosis, jendela mobil yang terbuka, kasur hotel mahal yang secara khusus dilarang untuk dia tiduri.
- Tidak suka:Penyedot debu, pintu tertutup, harus menunggu dengan tenang selama pengintaian.
- Bakat tersembunyi:Bisa mengendus makanan menembus beberapa dinding struktural.
- Kelemahan:Makanan juga.
- Filosofi aksi pencurian:Kalau tidak ada yang menjaga roti lapisnya, roti lapis itu tidak ada pemiliknya.
- Catatan kriminal:Satu croissant curian.
- Penyesalan:Tidak ada.
- Jatah resmi dari setiap aksi pencurian:Satu camilan kelas atas.
Dia sudah berkali-kali mencoba menegosiasikan ulang.
MAGPIE
Sang Kolektor Tak Terlihat
"Bisakah itu jadi milikku?"
Setiap kru punya rival. Rival Vera belum pernah terlihat.
Magpie adalah seorang kolektor yang luar biasa kaya, sabar tanpa batas, dan tampaknya selalu beberapa langkah di depan, dengan selera pada benda yang unik, bernilai sejarah, katanya mustahil didapat, atau, yang paling berbahaya, sedang diincar orang lain.
Tidak ada anggota kru yang pernah bertemu Magpie. Tidak ada yang punya foto, rekaman suara, atau gambaran yang bisa dipercaya. Bahkan tidak ada yang yakin apakah Magpie itu satu orang, sebuah gelar yang diwariskan diam-diam dari satu pemilik ke pemilik berikutnya, atau sesuatu yang jauh lebih besar.
Yang diketahui kru hanya berasal dari pinggiran aksi mereka sendiri.
Sebuah brankas yang terbuka tepat sesuai jadwal, tapi ternyata sudah kosong.
Sebuah lelang pribadi yang dibatalkan malam sebelumnya, barangnya ditarik tanpa penjelasan.
Sebuah etalase museum yang sama sekali tidak tersentuh, kecuali satu benda kecil, diletakkan tepat di tempat yang pertama kali akan dilihat Vera.
Magpie jarang mengancam. Magpie tidak pernah menjelaskan. Dan Magpie tidak berada di balik setiap aksi, justru itu yang membuatnya begitu meresahkan setiap kali Magpie memang terlibat.
Kadang Vera dan Magpie mengincar barang yang sama. Kadang Magpie tiba lebih dulu. Dan kadang, setelah semuanya reda, Vera benar-benar tidak bisa memastikan apakah Magpie membantu kru, menghambatnya, atau sekadar menonton.
Vera selalu mengajukan satu pertanyaan untuk setiap aksi yang mustahil: bisakah ini dilakukan?
Magpie sepertinya mengajukan pertanyaan yang lain.
Vera sudah menaklukkan museum, bank swasta, banyak sekali kunci, dan, sebagian besar, Ethan. Magpie adalah satu-satunya puzzle yang belum dia pecahkan.
Dia belum berhenti mencoba.
Yang Kami Ketahui Tentang Magpie
- Nama asli:Tidak diketahui.
- Penampilan:Tidak ada foto, sketsa, atau gambaran yang bisa dipercaya.
- Orang, gelar, atau sesuatu yang lebih besar:Tidak diketahui. Vera punya beberapa teori. Dia tidak mau membagikannya.
- Mengoleksi:Yang unik, yang bersejarah, yang katanya mustahil didapat, dan apa pun yang lebih dulu diinginkan orang lain.
- Sumber daya:Sangat besar. Mungkin tak terbatas.
- Metode:Sabar. Presisi. Jarang mengancam. Tidak pernah berpidato.
- Filosofi koleksi:Mustahil didapat hanyalah cara lain untuk bilang belum jadi milikku.
- Teori Ethan tentang Magpie:Berubah setiap minggu.
- Sikap Wags terhadap Magpie:Belum pernah ditawari camilan. Masih berpikiran terbuka.
Vera menyimpan tepat satu berkas yang belum pernah bisa dia tutup.
SANG KRU
Vera menyusun rencana.
Ethan membuat rencana itu berhasil.
Wags membuat rencana itu jauh lebih rumit.
Dan di suatu tempat, seperti biasa, Magpie sudah mengawasi.
Lalu Anda?
Anda yang membuka jalur kabur mereka.
Setiap kecocokan membuka jalan baru. Setiap papan yang bersih membawa kru makin dekat ke hadiahnya. Dan saat aksi pencurian kota yang katanya mustahil itu akhirnya selesai, tinggal satu hal yang perlu dilakukan:
Bagi hasil jarahan dan menghilang sebelum ada yang tahu bagaimana caranya.
Selamat bergabung dengan kru.
Cocokkan dengan Cerdik. Jalankan Aksinya.


